Breaking News
Home » Travel » Taman Nasional Kelimutu Pesona Taman Flores

Taman Nasional Kelimutu Pesona Taman Flores

Gerbang Utama Taman Nasional Kelimutu
Gerbang Utama Taman Nasional Kelimutu

Provinsi Nusa Tenggara Timur ternyata tidak hanya memiliki Danau Kelimutu sebagai objek wisata. Keberadaan Danau Kelimutu, danau unik dan menjadi salah satu daya tarik utama di Indonesia memang tidak dapat dipungkiri. Namun, ada juga Taman Nasional Kelimutu dengan beragam potensi wisata menarik tersimpan di sana. Secara administratif lokasi Taman Nasional Kelimutu berada di 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Detsuko, Kecamatan Wolowaru, dan Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dengan luas wilayah sekitar 5356,50 ha, Taman Nasional ini adalah taman nasional terkecil di antara enam taman nasional yang ada di kawasan Bali dan Nusa Tenggara.

(Courtesy of Google)
(Courtesy of Google)

Beberapa pilihan jalur perjalanan baik udara maupun laut jika ingin berkunjun ke Taman Nasional Kelimutu. Bila terbang dari beberapa kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bali atau kota besar lainnya, maka Anda harus menuju Kupang terlebih dahulu. Dari kupang, penerbangan dilanjutkan menuju Ende sekitar 40 menit. Pilihan kedua menuju Ende melalui jalur laut, terdapat sejumlah kapal-kapal penumpang dari Bali, Surabaya, dan Semarang yang terhbung langsung ke Kota Ende.

Dari Ende menggunakan bus Ende – Maumere akan melewati Moni, perjalanan menuju ke Desa Moni, salah satu gerbang menuju Taman Nasional Kelimutu dan Danau Kelimutu. Harap berhati-hati kontur jalan berliku dan menanjak sedikit tetapi pemandangan sepanjang jalan merupakan pemandangan yang hebat. Jarak antara Desa Moni dan Kelimutu sekitar 15 Kilometer. Untuk ke area parkir Danau Kelimutu Anda dapat naik ojek atau angkutan umum dan dilanjutkan 30 menit berjalan kaku untuk menuju puncak Danau Kelimutu. Tersedia jalur khusus jungle trekking bagi yang ingin menyusuri hutan Taman Nasional Kelimutu.

Hamparan alam Taman Nasional Kelimutu yang unik dan indah menyimpan kekayaan beragam flora dan fauna bahkan beberapa terbilang langka dan endemik. Taman Nasional ini semakin wajib untuk dikunjungi karena di sini juga terdapat Danau Kelimutu yang sudah sangat dikenal. Pada Taman Nasional Kelimutu kekayaan alam di tanah Flores menyimpan beragam jenis flora, yaitu sekitar 100 spesies dalam 36 familiy bahkan uta onga (Begonia kelimutuensis) dan turuwara (Rhondodenron renschianum) merupakan 2 (dua) jenis endemik Kelimutu. ajang kode (Toona spp.), cemara (Casuarina equisetifolia), kawah (Anthocephalus cadamba), kesambi (Schleichera oleosa), kesi (Canarium spp.), kodal (Diospyros ferra), sita (Alstonis scholaris), bunga abadi edelweiss, dan masih banyak lagi adalah flora yang bisa ditemui pengunjung di dalam Taman Nasional Kelimutu.

(Courtesy of Google)
(Courtesy of Google)

Taman Nasional Kelimutu merupakan habitat dari sekitar 19 jenis burung yang terancam punah, seperti punai flores (Treron floris), burung hantu wallacea (Otus silvicola), cabai emas (Dicaeum annae), sikatan rimba-ayun (Rhinomyias oscillans), burung madu matari (Nectarinia solaris), kancilan flores (Pachycephala nudigula), sepah kerdil (Pericrocotus lansbergei), tesia Timor (Tesia everetti), opior jambul (Lophozosterops dohertyi), opior paruh tebal (Heleia crassirostris), kehicap flores (Monarcha sacerdotum), dan elang flores (Spizaetus floris).

Selain itu, di taman ini juga terdapat beberapa jenis satwa endemik Flores seperti burung gerugiwa (Monarcha sp), disebut-sebut sebagai burun arwah karena jarang terlihat yang memiliki 11 suara kicauan berbeda. Hewan endemik lainnya seperti jenis mamalia yaitu tikus lawo (Rattushainaldi), tikus gunung (Bunomys naso), deke (Papagomys armandvillei), dan wawi ndua (Susheureni). Jenis satwa lain, diantaranya ayam hutan (Gallus gallus), banteng (Bos javanicus javanicus), kijang (Muntiacus muntjak nainggolani), rusa (Cervus timorensis), babi hutan (Sus sp.), elang (Elanus sp.), srigunting (Dicrurus sulphurea), luwak (Pardofelis marmorata), trenggiling (Manis javanica), landak (Hystrix brachyura brachyura), kancil (Tragulus javanicus javanicus), dan lainnya.

Waktu terbaik berkunjung Taman Nasional Kelimutu dan menjelajahinya adalah saat musim kemarau antara Juli hingga September. Bawalah bekal makanan dan minuman ringan secukupnya mengingat jalur penjelajahan adalah hutan liar. Sertakan pula obat-obatan, anti nyamuk, dan kebutuhan lain demi kenyamanan perjalanan Anda.

Check Also

Festival Kopi dan Mie di Banda Aceh 2018

  Festival Kopi dan Mie Di Banda Aceh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Tahun ini ...