
Adaptasi dari Novel “Tjerita Nyai Dasima” karya: Gijsbert Francis
Sutradara/ Director: Rani Adityasari
Pemain Utama/ Main Role: Miftahul Jannah, Pasha Prakasa, Monty Dave Tiberima, Yuska Lutfi Tuanakotta
Pemain pendukung/ Supporting Role: Amir, Anggita Larasati, Anindita Wimalasari, Elvin Tedja Wiharto, Jessica Ayu, Merita, Misya Ratih, Oka Lewianata Herman, Paola Cortese, Rani Adityasari Pencahayaan/ Lighting: Donny Multimedia: Dodid Wijanarko
Dasima, perempuan cantik yang dijadikan nyai oleh Edward William, salah seorang kepercayaan Letnan Gubernur Sir Thomas Rafles. Ia digilai banyak pria, termasuk Samiun. Samiun pun berusaha menjeratnya dengan segala cara, hingga akhirnya minta bantuan pada Mak Buyung. Alam bawah sadar Dasima berhasil dikendalikan, yang membawanya dalam kehidupan penuh intrik dan tragedi.
Dancewave Center yang berbasis di Jakarta Selatan turut meramaikan dunia tari modern di Jakarta dengan genre tari hip hop dan tari perutsejak tahun 2008. Meski kedua genre amat bertolak belakang, setiap tahunnya Dancewave Center selalu menyuguhkan resital tari teatrikal yang memadukan harmonisasi keduanya dalam satu panggung.
Dasima is a beautiful woman who became the mistress or a “Nyai” for Edward William, an entrusted Lieutenant Governor of Sir Thomas Raffles. Her exotic beauty has infatuated many men, including Samiun. He has tried very hard to capture her heart until he turned to Mak Buyung. Dasima’s subconscious mind was controlled which then led her to the life full of intrigues and tragedies.
Since 2008, Dancewave Center—a dance group based in South Jakarta, with two major genres, hip hop and belly dance—has contributed to the modern dance development in Jakarta. Even though the dances are so different, every year Dancewave Center always presents theatrical dance recital that combine both genres into one performance.
AcaraEvent.com Online Event Information & Promotion