Pada upacara pembukaan Piala Dunia Brasil kemarin ada satu yang istimewa saat Anda akan menyaksikan laga Kroasia Vs Brasil yakni Kick-off laga pertama ini ditendang oleh seorang penderita lumpuh bernama Mo Costandi. Tentunya Anda bertanya-tanya bagaimana bisa? ternyata ia menggunakan jubah serupa Iron man. Jubah tersebut bisa digerakkan dengan sinyal dari otak.
Jubah ini dikembangkan oleh seorang dokter Brasil, Miguel Nicolelis yang memimpin tim beranggotakan 156 ilmuwan dari seluruh dunia. Nicolelis dan timnya mengembangkan eksoskeleton futuristik yang memungkinkan manusia lumpuh untuk berjalan dan bergerak sebagaimana manusia biasa.
Nicolelis mengklaim karyanya itu adalah hasil kerja selama 30 tahun. Lebih dari 200 makalah ilmiah dan pengujian yang tidak terhitung jumlahnya diperlukan untuk menuntaskan proyek tersebut. Idenya sendiri muncul pada 2002 ketika Nicolelis baru mulai mempelajari prinsip kerja exoskeleton.
Ia dan timnya jarang meninggalkan laboraturium sejak Maret, ketika mereka tiba di Sao Paulo untuk merampungkan proyek tersebut. Mereka membaptis alat tersebut dengan nama unik, BRA-Santos Dumont, sebuah kombinasi dari akronim Brasil di dunia olahraga dan Alberto Santos-Dumont, seorang pilot, penemu dan petualang asal Brasil. Dumont pernah mendemonstrasikan bahwa balon udara bisa dikendalikan dengan akurat, dengan terbang mengelilingi menara Eifel. Nicolelis mengaku menerima 14 juta dana penelitian dari pemerintah Brasil selama dua tahun terakhir.
AcaraEvent.com Online Event Information & Promotion
