
Bulan Ramadan kali ini bertepatan dengan penyelenggaraan Piala Dunia oleh karena itu beberapa pemain yang beragama Islam pun harus bisa mensiasati kewajiban menjalankan ibadah puasa namun tetap menampilkan performa maksimal di atas lapangan.
Beberapa negara yang mempunyai banyak pemain muslim adalah Bosnia Herzegovina, Prancis dan Pantai Gading. Jumlah pemain muslim di skuat Bosnia dan Herzegovina bisa dibilang terbanyak karena sebagian besar penduduk negara itu memang beragama Islam. Di Belgia ada Marouane Fellaini dan Moussa Dembele, pun begitu di Swiss (Xherdan Shaqiri) dan Jerman (Mesut Ozil).
Pemain Muslim Prancis terdiri dari Karim Benzema, Mamadou Sakho, Bacary Sagna dan Moussa Sissoko. Sementara di skuat Pantai Gading ada nama Yaya dan Kolo Toure, Gervinho dan Tiote. Namun siang hari di Rio De Janeiro terhitung pendek yakni hanya 11 jam.
Meski harus berlaga, pemain-pemain ini memilih untuk tetap berpuasa saat Piala Dunia. Termasuk di antaranya adalah Kolo Toure, seperti dilansir Dailymail ia menuturkan “bahwa untuk tetap berpuasa butuh kedisplinan tinggi. Buat saya, lima hari pertama sulit tapi setelah itu, tubuh akan mulai beradaptasi dan Anda akan merasa sangat bahagia.
“Anda membersihkan tubuh Anda dan juga Anda merasa lebih kuat setelah Ramadhan. Saya pikir itu sesuatu yang luar biasa bahwa Ramadhan bisa membuat Anda menjadi sangat kuat,” sahut Kolo Toure tahun lalu saat ditanya soal ibadah puasa dan profesinya sebagai pesepakbola. Saya sudah melakukan observasi Ramadhan selama beberapa tahun saya bermain sepakbola. Penting untuk Anda makan dengan baik. Penting buat Anda memakan-makanan yang tepat karena Anda bisa bertambah berat atau kehilangan berat badan.”
“Karena itulah Anda perlu minum dengan sangat baik. Anda juga harus sadar akan apa yang Anda lakukan, karena tubuh Anda kehilangan beberapa hal,”.
AcaraEvent.com Online Event Information & Promotion