Breaking News
Home » Hot News » Uniknya Berbuka Puasa Dengan Pucuk Rotan di Medan

Uniknya Berbuka Puasa Dengan Pucuk Rotan di Medan

Uniknya Berbuka Puasa Dengan Pucuk Rotan di Medan 2014
pucuk rotan sedang dibakar. foto : goindonesia

Bagi sebagian orang mungkin mengenal rotan sebagai bahan kerajinan untuk furniture. Namun di Kota Medan ternyata rotan merupakan salah satu sajian favorit berbuka masyarakat sana tentunya yang dikonsumsi adalah rotan muda atau pakat.

Pakat atau biasa dikenal dengan sebutan pucuk rotan ini banyak diminati di masyarakat Tapanuli Selatan tepatnya di daerah Mandailing karena memiliki khasiat sebagai pembangkit nafsu makan saat berbuka puasa maupun makan sahur. Tidak sulit mencari para pedagang pakat ini, mereka bsa ditemui di pinggir-pinggir jalan.

Untuk mengolah pakat, para penjual lebih dahulu membakar pucuk rotan dengan tungku, arang, atau batok kelapa dengan waktu sekitar 15 menit hingga kulit pakat agak terkupas. Selain itu pakat juga dapat dijadikan bahan lalapan yang dicampur dengan sambal kecap dan pakat juga biasa dimasak gulai oleh warga Mandailing di Kota Medan.

Warga Medan sangat menyukai pakat, karena harganya yang begitu ekonomis. Dengan hanya mengeluarkan uang Rp10 ribu, Anda sudah bisa membawa pulang lima batang pakat yang sudah dibakar dan dikupas. Untuk menambah selera makan, Anda juga bisa menambahkan lemang sebagai pencuci mulut. Pakat rotan ini juga merupakan makanan adat yang disantap pada upacara-upacara adat bagi warga Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal.

Check Also

Katy Perry Kembali Ke Indonesia

Katty Perry Witness The Tour Katy Perry mengumumkan  akan mengadakan konser untuk yang ketiga kali ...