Film Kisah Nabi Nuh yang berjudul “Noah” yang rencananya akan ditayangkan pada 28 Maret mendatang ini dicekal oleh Lembaga Sensor Film Indonesia yang secara resmi mengumumkan bahwa filmnya dilarang beredar di bioskop-bioskop seluruh Indonesia.
Seperti dilansir sidomi, Zainut Tauhid, salah satu anggota LSF yang memutuskan mencekal film ini mengungkap bahwa “Noah” ini bertentangan dengan ajaran Islam” Kami tidak mau film ini akan menimbulkan keresahan di masyarakat dan menuai kontoroversi. Filmnya banyak sekali memuat soal SARA,” .
Selain di Indonesia pencekelanan film “Noah” ini bahkan sudah menjadi isu internasional karena sebelum Indonesia yang ikut mencekal film ini, Noah juga telah lebih dulu dilarang beredar di negara yang mayoritas berpenduduk Muslim seperti Arab Saudi, Qatar, dan Bahrain pada awal Maret lalu. Tak hanya dari agama Islam, Film yang menelan biaya pembuatan lebih dari 1,3 Trilyun Rupiah ini juga mendapatkan kecaman keras dari sekelompok pendeta Kristen di Amerika karena dinilai tidak setia dengan kisah Nuh di Injil.
Yang perlu diingat adalah film “Noah” yang dibintangi oleh Russell Crowe ini bukanlah secara langsung dan murni diadaptasi dari kitab suci yang memuat kisah Nabi Nuh seperti dalam Al-Qur’an ataupun Injil.
Film ini rencananya akan ditayangkan di jaringan bioskop 21/XXI dan Blitzmegaplex seluruh Indonesia mulai tanggal 28 Maret 2014. Namun akibat pencekalan ini, tentu saja pihak bioskop tak bisa berbuat banyak.
Film ”Noah” menceritakan kisah epik relijius dari kitab suci tentang Nabi Nuh yanng menerima perintah Tuhan untuk membangun sebuah kapal raksasa . Perintah membangun kapal raksasa tersebut, karena Tuhan ingin mengirimkan hujan yang maha dahsyat untuk menenggelamkan umat Nabi Nuh yang telah meninggalkan perintah-Nya. Kapal raksasanya tersebut akan membawa Nuh dan sepasang hewan dari masing-masing spesies mengarungi lautan, menuju dunia baru.
AcaraEvent.com Online Event Information & Promotion
