Desa yang terletak di salah satu sudut kota besar Taichung ini merupakan sebuah desa ‘tanggungan militer’ ‘ dimana dalam desa ini dibangun pada 1940-an dan 1950-an untuk perumahan sementara tentara Nasionalis, namun akhirnya menjadi pemukiman permanen.
Selama bertahun-tahun, desa tanggungan militer ini telah menderita dari masalah perkotaan seperti perumahan terabaikan, rumah yang tak teurus, dan kumuh. Namun Tempat menjemukan ini kini telah berubah menjadi salah satu tempat wisata yang indah berkat lukisan berwarna-warni Huang Yung-fu, seorang veteran yang berumur 86 tahun dari Taichung City.
Huang Yung-Fu telah menghiasi desa kecilnya dengan beragam lukisan artis terkenal, tumbuhan, hewan dan barang-barang lain seperti burung, kerbau dan orang-orang aborigin.
Dia mulai melukis untuk kesenangan sendiri menggunakan sisa-sisa peralatan dari kelas-kelas seni yang dihadiri ketika ia masih kecil. Salah satu orang yang pertama kalai menemukan bakat dan menyebarkan berita ini adalah seorang mahasiswa sebuah universitas yang berada tidak jauh dari “desa tanggungan militer” ini.
Beberapa wisatawan mulai mengambil gambar dari lukisan-lukisan tersebut dan mempublikasikannya secara online. Informasi tentang lukisannya berkembang seperti virus, bahkan wisatawan dari Malaysia, Jepang, dan Korea banyak yang datang untuk melihat Desa Pelangi ini. Desa tanggungan militer yang dulunya membosankan dan menjemukan ‘sekarang diakui sebagai salah satu tempat wisata yang harus dilihat di pusat kota Taichung.
Sumber : odditycentral.com
AcaraEvent.com Online Event Information & Promotion




