
Salihara Jazz Buzz adalah program pembuka untuk 2013, seperti juga tahun lalu. Inilah rangkaian konser musik jazz yang menghadirkan komposisi-komposisi terbaru yang eksploratif, cerdas, penuh inovasi, dan segar, yang tidak ditemui di panggung-panggung jazz pada umumnya.
Salihara Jazz Buzz adalah perluasan cakrawala apresiasi jazz Indonesia. Ini adalah forum yang menawarkan hiburan musik yang berbeda, tontonan dengan kadar performativity yang tinggi. Dengan menonton secara dekat-akrab, seakan tanpa jarak antara penonton dan pemusik, maka khalayak punya peluang lebih untuk menghayati-mendalami musik jazz yang bersangkutan. Sementara itu, pemusik-komposer jazz yang bersangkutan tertantang untuk membuat eksperimen yang sehat-mencerdaskan.
Dewan Kurator Komunitas Salihara telah memilih empat musisi-komposer jazz yang menonjol dalam dua tahun terakhir ini. Mereka bukan hanya memberi warna-warna unik pada panggung-panggung jazz, tapi juga sanggup mendatangkan penonton maupun liputan media massa yang luas.
Jadwal Salihara Jazz Buzz 2013:
Balawan & Didiet, 12 Januari 2013
Ini adalah pentas jazz yang memadukan gitar dan violin, di samping perangkat MIDI dan efek suara lainnya. Selama ini I Wayan Balawan dikenal bersama Batuan Ethnic Fusion, yang memadukan jazz dan gamelan Bali. Ia juga anggota Trisum dan Balawan BiFan Trio. Sementara Didiet (Sigit Arditya) adalah violinis yang tumbuh sebagai solois di sejumlah konser. Lulusan Universitas Negeri Jakarta ini juga membentuk band Kulkul, band yang menggabungkan musik tradisi Bali dan fusion modern.
Shadu Rasjidi Band, 19 Januari 2013
Band ini beranggotakan Shadu Shah Chaidar atau Shadu Rasjidi (bas), Shaku Rasjidi (drum), Fanny Kuncoro (piano/keyboard), Ayla Noor Iman Adjie (perkusi), Fabion Haryo Adjie (saksofon), dan Indra Arti Dauna (trompet). Sebagai solois, Shadu telah tampil di pelbagai acara jazz di dalam dan luar negeri. Terakhir ia tampil di World Youth Jazz Festival, Putrajaya, Malaysia.
Sri Hanuraga Trio, 26 Januari 2013
Sri Hanuraga adalah pianis jazz muda usia dengan kiprah internasional dan kini menetap di Belanda. Sebagai komposer, Sri Hanuraga banyak terilhami oleh musik-musik klasik abad ke-20 dan rock progresif; ia juga memainkan lagu-lagu daerah Nusantara. Selain Sri Hanuraga pada piano, Sri Hanuraga Trio juga diperkuat oleh Kristijan Krajnčan (Slovenia) pada drum dan Mattia Magattelli (Italia) pada kontrabas.
Ligro, 09 Februari 2013
Ligro akan tampil dengan tambahan instrumen trompet, saksofon, trombon, klarinet, violin dan piano. Trio ini terdiri atas Agam Hamzah (gitar elektrik), Adi Darmawan (bas), dan Gusti Hendy (drum). Mereka menulis lagu berdasarkan pengaruh fusion dan jazz rock, dan menghasilkan karya-karya berdurasi panjang dengan improvisasi solo yang kuat. Ligro ini telah menghasilkan dua album: Dictionary 1 dan Dictionary 2.
Source: http://salihara.org/
AcaraEvent.com Online Event Information & Promotion