Pameran lukisan Kelompok Peniti ini akan mengangkat dapur. Dapur secara harafiah berarti suatu tempat, dalam rumah, di mana seseorang melakukan suatu aktivitas mengolah dan menyediakan bahan makanan atau pangan yang disebut memasak.
Filisofi dapur, menjadi simbol yang akan merujuk pada tentang bagaimana cara membina keluarga dalam sebuah ikatan pernikahan. Sedangkan seni, adalah proses dari ekspresi dan kreatifitas manusia yang mengandung unsur keindahan.
Dalam kaitan pameran seni rupa yang bertemakan dapur kali ini, tidak hanya merujuk pada aktifitas memasak atau hasil dari kegiatan tersebut, tetapi dapur juga dapat digali lebih mendalam dan luas dari berbagai aspek, diantaranya aspek: sosial, budaya, ekonomi, serta politik.
Pada pameran kelompok ‘Peniti’ kali ini, dapur sebagai ruang untuk mengekspresikan ide dan gagasan dari setiap perupa. Yang menampilkan komposisi, bentuk, objek, warna dan media pada karya-karya, sesuai dengan sudut pandang dari masing-masing perupa, dalam menampilkan suatu karya seni yang bertemakan dapur. Dan dapur, menjadi bermakna lebih luas lagi dan mendalam.
Ary Okta, Kana, Laila Tifah, Nasya..adalah perupa dengan berbagai latar belakang berkesenian. Dari disain komunikasi visual, seni grafis, disain interior, seni lukis, semua melebur dalam ‘dapur’ dengan pemaknaan visualisasi masing-masing.
AcaraEvent.com Online Event Information & Promotion
