
Aplikasi pengolah dokumen terbaru, Office 2016, akan dirilis bersamaan dengan sistem operasi Windows 10 sekitar pertengahan tahun 2015 ini. Sebelum versi final dari aplikasi pengolah dokumen itu benar-benar hadir, Microsoft mengizinkan pengguna Windows untuk mencoba versi preview-nya secara gratis.
Ada beberapa catatan yang harus diperhatikan terlebih dahulu sebelum menginstalasi Office 2016 versi Preview ini.
Sistem operasi Windows yang digunakan harus lah di atas Windows 7. Untuk pengguna Windows XP atau Vista, sayangnya, tidak bisa mencobanya.
Selain itu, dalam beberapa kasus tertentu, pengguna harus menghapus Microsoft Office versi lama untuk sementara, setidaknya hingga masa percobaan Office 2016 selesai.
Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk mencatat serial number dari Office versi lawas agar bisa diinstalasi kembali di masa yang akan datang.
Setelah memperhatikan catatan tersebut, pengguna bisa langsung mengunduh file instalasi. Ada dua file yang disediakan, yakni untuk Windows versi 32-bit dan versi 64-bit.
File instalasinya memang tidak terlalu besar, hanya sekitar 4 MB. Akan tetapi, setelah diinstalasi, sistem secara otomatis bakal mengunduh berbagai file yang dibutuhkan.
Unduhan file instalasi tersebut berjalan di background sehingga tidak terlalu terasa. Meskipun begitu, file yang diunduh tampaknya cukup besar. Persiapkan paket data Anda, jika ingin mengunduhnya.
Saat pertama kali membuka aplikasi ini setelah instalasi selesai dilakukan, bagi pengguna Office 365, bisa memasukan alamat e-mail yang terasosiasi dengan akun aplikasi tersebut.
Sementara, bagi pengguna yang bukan anggota Office 365, bisa memasukan nomor serial resmi yang dipersiapkan secara resmi oleh Microsoft. Nomor serial tersebut adalah NKGG6-WBPCC-HXWMY-6DQGJ-CPQVG.
Office 2016 sendiri tampil dengan desain yang tak terlau banyak berubah dari versi sebelumnya, Office 2013. Perubahan paling mencolok hanya pada tampilan tema yang lebih gelap.
Office 2016 dikatakan banyak mendapatkan penambahan fitur baru. Salah satunya adalah kemampuan real-time editing. Kini, pengguna, secara bersama-sama dengan pengguna lain, dapat mengedit sebuah dokumen secara online.
Fitur ini mirip dengan yang diaplikasikan Google di aplikasi Google Docs.
Ada pula penambahan fitur kolom bantuan yang disinyalir lebih relevan dan lengkap untuk menjawab pertanyaan pengguna. Bertuliskan “Tell me what you want to do” (Beritahu saya kamu mau apa), pengguna dapat bertanya hal-hal seperti “bagaimana saya dapat menyisipkan gambar?” atau menanyakan kegunaan fitur yang belum dipahami. Kolom itu juga berfungsi sebagai kolom pencarian file.
AcaraEvent.com Online Event Information & Promotion