Sekelompok ilmuwan jepang sedang mengembangkan sistem teknologi layar terbaru yang dapat membuat layar televisi mengeluarkan bebauan ke udara dengan arah yang bisa diatur. Menggunakan bebauan untuk menambah pengalaman audio visual seseorang bukan hal yang baru, beberapa bioskop di amerika serikat mencoba hal ini beberapa kali tetapi salah satu proyek yang cukup dikenal yang menggunakan teknologi ini adalah alat Smell-O-Vision yang digunakan di tiga bioskop di amerika untuk film “Scent of Mystery” di tahun 1960 yang sayangnya tidak sukses.
Setelah itu diciptakanlah teknologi “scratch and sniff” sebagai cara yang mudah dan murah untuk membuat berbaga macam bebauan, sayangnya lagi teknologi ini hanya dipakai oleh sineas film bernama john waters dengan teknik odorama-nya, tetapi akhir-akhir ini banyak perusahaan telah menggunakan teknologi ini untuk mempromosikan produk mereka. contohnya edisi deluxe Blu-ray film Katy Perry Teenage Dream mempunyai wewangian permen kapas dan game Fifa 2001 serta Gran turismo 2 mensimulasikan bebauan karet dan jalanan terbakar dengan cara menggosokan CD game tersebut.
Layar berbau adalah televisi dimana di tepian televisi tersebut dipasang 4 kipas yang akan meniupkan bebauan di arah yang telah ditentukan. Televisi ini menghasilkan bebauan dari “keping aroma” yang dipanaskan agar menguap. Dengan menggunakan kipas dengan tingkatan yang berbeda, sistem ini dapat memberikan ilusi bahwa suatu bebauan datang dari tempat tertentu di layar televisi. Ketepatan dalam menentukan arah inilah yang membuat layar berbau berbeda dengan teknologi yang sebelumnya, saat ini para peneliti hanya bisa menghasilkan satu bebauan dalam satu waktu tertentu, tetapi mereka berharap dapat membuat kepingan dengan berbagai macam aroma yang dapat ditukar-tukar sesuai dengan film yang ditonton.
AcaraEvent.com Online Event Information & Promotion

