Breaking News
Home » Event » Art & Culture » Drawing Festival Bandung 2014 – How To Draw#1

Drawing Festival Bandung 2014 – How To Draw#1

 Drawing Festival Bandung 2014 pic

Drawing Festival Bandung 2014 bertajuk HOW TO DRAW, merupakan Festival Drawing skala Nasional yang akan diselenggarakan setiap 2 tahunnya yang terbuka bagi seluruh warga Negara Indonesia untuk turut berpartisipasi. Pameran ini digagas untuk menunjukan perkembangan ‘drawing’ di Indonesia, juga menciptakan gelombang budaya menggambar yang ditujukan bagi Khalayak Umum.

Untuk HOW TO DRAW tahun ini, kami mengangkat tema mengenai ‘Reimagine Drawing’ yang dikuratori oleh Savitri P Ramadina, yang mengambil sebuah tema, dimana para peserta yang terlibat diminta membuat pernyataan kembali mengenai makna Drawing bagi dirinya.

Pada teknis keikutsertaan HOW TO DRAW tahun ini, kami mengundang beberapa seniman yang kerap berkarya dengan kecakapan teknik Drawing. Sedangkan kuota lainnya diisi oleh para peserta pameran melalui tahapan seleksi karya yang dilakukan oleh Kurator Kami. Tak luput, kamipun mengundang secara terbuka keterlibatan publik, untuk mengikuti workshop, ataupun kolaborasi, dimana karya mereka akan dipamerkan di HOW TO DRAW.

Secara Keseluruhan HOW TO DRAW akan memamerkan 246 Karya, dengan keterlibatan 440 Peserta, 8 Komunitas Drawing, 13 Institusi Seni Rupa dan Desain, 90 Pelajar, dan 40 Guru Seni Budaya.

Silahkan Membawa buku, untuk disumbangkan kepada Anak – Anak, dan anda akan mendapatkan Drawing Potret Diri Anda 🙂

PENGANTAR KURATORIAL ‘REMAGINE DRAWING’

Drawing itu ‘gambar’, kata orang Indonesia; meski sebenarnya jika kita memperhatikan dalam banyak pameran seni rupa justru lebih sering disebut karya drawing, bukan karya gambar. Bukan karena tidak cinta kosakata milik sendiri, tetapi karena ‘gambar’ meliputi pula pemahaman tentang ‘citra’, ‘imaji’, dan ‘pemikiran’, maknanya begitu luas. Sedangkan dalam pemakaiannya istilah drawing bersifat lebih khusus, dimana ia merujuk pada kemampuan untuk membuat tanda yang merepresentasikan sesuatu atau sebagai instrumen untuk berkomunikasi secara visual.

Pengertian drawing kemudian mengalami percabangan. Ada drawing yang ‘artistik’: menjadi bagian dari sejarah dan obyek kajian seni rupa, dipajang di galeri atau museum sebagai bagian dari ‘seni tinggi’. Dan drawing ‘instrumental’ yang lebih merupakan grafis yang berfungsi untuk menjelaskan konsep semacam bagan anatomi ataupun rancangan mesin, meskipun pada kenyataannya Vitruvian Man atau rancangan-rancangan mesin Da Vinci disebut sebagai drawing artistik.

Tidakkah kemudian timbul kerancuan? Apakah asal sebuah drawing dibuat oleh seniman terkemuka serta merta menjadi mahakarya? Belum terbilang paham seni rupa kontemporer yang “anything goes”, apa saja bisa dijustifikasi sebagai karya seni, apalagi karya drawing. Berangkat dari pemikiran tersebut, pameran ini berupaya untuk melihat bagaimana sebenarnya drawing dimaknai oleh para pelakunya melalui pernyataan-pernyataan terhadap karya dan kredo mereka mengenai drawing yang sesungguhnya.

Maka tantangan bagi setiap seniman yang akan ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, menciptakan pernyataan mengenai drawing itu sendiri, yang nantinya pernyataan ini akan disertakan bersamaan dengan karya yang dipamerkan. Pernyataan – pernyataan ini diharapkan mampu menghadirkan pembacaan terhadap pemikiran serta teknis drawing di ranah perkembangan seni rupa kontemporer Indonesia saat ini.

Drawing Festival Bandung 2014 – HOW TO DRAW #1 “REIMAGINE DRAWING”

Tanggal : 26 – 30 April 2014

Pembukaan : 26 April 2014 pukul 16.00 WIB

Lokasi pameran:
Gedung Gas Negara, Jalan Braga No 38 Bandung
Gedung Yayasan Pusat Kebudayaan, Jl. Naripan No. 7 – 9 Bandung

Info : https://www.facebook.com/events/244415605746473

Check Also

IDS Distorted Reality

INTERNATIONAL DESIGN SCHOOL GELAR EXHIBITION KARYA MAHASISWA IDS ANGKATAN 2017 BERTEMAKAN “DISTORTED REALITY”

Jakarta, 8 Juni 2018 – IDS | International Design School resmi menggelar acara Exhibiton bertema ...