
Java Jazz Festival 2015 telah resmi selesai diselenggarakan dengan sempurna. Festival musik jazz yang diadakan sejak tahun 2005 selalu mendapat perhatian banyak orang.
Pesta musik jazz yang dihelat pada tanggal 6, 7, dan 8 Maret lalu di Jakarta International Expo, Kemayoran ini selalu menghadirkan musisi papan atas mulai dari dalam negeri maupun luar negeri. Namun tidak hanya musisi jazz saja yang turut memeriahkan acara ini, berbagai musisi dari genre musik lainnya seperti soul, R&B, dan reggae juga hadir.
Selain itu, Java Jazz Festival 2015 ini juga mengusung tema yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dalam perhelatan akbar jazz kali ini menampilkan barong Bali sebagai ikon acara yang merupakan salah satu seni dan budaya Indonesia. Hal ini dilakukan karena Bali merupakan salah satu daerah yang paling dikenal oleh para pelancong luar maupun dalam negeri.
Dalam Java Jazz Festival kali ini musisi yang paling ditunggu adalah Christina Perri dan Jessie J. Walau bukan hadir dalam special show, Christina Perri mampu membuat penonton terkesima dengan 17 lagu yang dibawakannya.
Perri membuka penampilannya dengan lagu Trust yang dilanjutkan dengan Shot Me In The Heart. Ia menyapa ribuan penonton yang menyesaki gedung D2 sebelum membawakan tembang dari album pertamanya Lovestrong, berjudul Run.
Penonton mulai berteriak dan bernyanyi riuh saat Perri membawakan salah satu lagunya yang amat populer, A Thousand Years. Setelah itu, Perri mengejutkan penonton yang hadir dengan menyanyikan lagu yang bukan berasal dari albumnya. Ia justru mendendangkan A Sky Full of Stars milik band Coldplay.
Penonton kembali berteriak dan bernyanyi kencang saat Perri menyanyikan lagu hit dari album keduanya, Human. Namun rupanya konser seru dari Perri tidak diakhiri oleh lagu hit tersebut. Kejutan belum berakhir. Mulanya, Perri membuat penonton sedikit tercengang saat berpura-pura pamit mengakhiri konsernya lewat lagu I Believe.
Namun sesuai dengan makna cuplikan lirik I Believe tersebut, Perri justru kembali ke pentas. Kali ini, tak hanya Coldplay, Perri juga ‘menghadirkan’ Ed Sheeran ke tengah-tengah penonton JJF lewat lagu Thinking Out Loud.
Penonton pun histeris dan turut menyanyikan lagu yang juga amat populer di Tanah Air tersebut.
Penampilan Perri ditutup dengan penuh ceria dan meriah lewat lagu I Don’t Wanna Break. Saat lagu pamungkas itu dinyanyikan, penonton tak lagi hanya turut bernyanyi. Mereka menepuk, mengangkat, dan mengayunkan kedua tangan sembari turut menari melompat-lompat mengikuti gerakan sang bintang.

Tidak mau kalah, di hari penutupan acara Java Jazz 2015 juga dibuat meriah dengan hadirnya Jessie J yang tampil energik. Penyanyi asal Inggris ini menggebrak Jakarta dengan dandanan yang cuek namun elegan. Ia mengenakan kaos hitam bertuliskan Jakarta serta hotpants berwarna senada. Sekilas dipandang, Jessie tampak seperti hanya mengenakan kaos tanpa celana lantaran ujung kaosnya menutupi paha.
Pemilik nama lengkap Jessica Ellen Cornish tersebut tampil atraktif di atas panggung. Ia membawakan beberapa lagu dari yang hits di Indonesia sampai yang jarang terdengar. Sebut saja Domino, Sexy Lady, Burnin’ Me Up, Who Are You, Masterpiece, Sweet Stalker, hingga Price Tag.
Vokal Jessie benar-benar gahar. Ia tak ragu mengobral betapa dahsyat suaranya hingga penonton pun berseru heboh. Panggung semakin memanas kala wanita kelahiran 27 Maret 1988 itu menyanyikan lagu Do It Like A Dude.
Tak lama berselang, di tengah membawakan nomor Do it Like A Dude itu Jessie J melempar kaos yang dipakainya ke arah penonton. Menyisakan bra hitam serta hotpants yang spontan membuat penonton tercengang. But, show must go on, Jessie terus tampil sensual hingga lagu selesai. Bahkan ia sempat kayang dan meliukkan tubuh di depan panggung.
Setelah jeda beberapa menit, Jessie kembali ke panggung dengan kaos putih bertuliskan Bang Bang. Bisa ditebak, ia membawakan lagu Bang Bang yang aslinya dibawakan secara kolaborasi dengan Nicki Minaj dan Ariana Grande sebagai sajian terakhir. Best for the last.
AcaraEvent.com Online Event Information & Promotion