Breaking News
Home » Event » Barong Bali Simbol Java Jazz Festival 2015

Barong Bali Simbol Java Jazz Festival 2015

Java Jazz Festival 2015
Java Jazz Festival 2015

Jakarta International Java Jazz yang sudah memasuki umur ke-11 kini tinggal menunggu hari saja. Acara yang diadakan tanggal 6, 7, dan 8 Maret 2015 ini mengangkat tema “Exploring Indonesia” dengan Barong Bali sebagai desain utamanya.

Secara dahulu ikon yang digunakan sebagai maskot Java Jazz Festival adalah Wayang, sedangkan kali ini menggunakan Barong Bali yang sudah terkenal. Barong Bali merupakan raja dari roh-roh yang melambangkan kebaikan dalam mitologi Bali. Tema ini memberikan edukasi dan pengetahuan lkebih bagi para pengunjung Java Jazz Festival yang berasal dari berbagai kota di seluruh Indonesia bahkan mancanegara.

Selain itu, tim Java Jazz Festival Production juga sudah menyiapkan beberapa program spesial dalam pesta musik jazz yang diadakan tiga hari nanti. Diantaranya ada persembahan untuk Denny Sakrie dalam In Memoriam of Denny Sakrie “Bangga Musik Indonesia” sebagai salah seorang pengamat musik dan juga wartawan yang selalu mendukung Java Jazz Festival. Juga peluncuran buku “Bangga Musik Indonesia” karya beliau dari penerbit Gagas yang bekerja sama dengan Java Festival Production.

Penampilan penyanyi jazz wanita legendaris, Ermy Kulit, Rien Djamain, dan Margie Siegers degan project “The Ladies In Jazz”. Mereka akan bermain dengan music director Adra Karim dan Trust Orchestra (Trinity Youth Symphony Orchestra). Selain itu, mereka juga akan di support oleh beberapa fashion designer kenamaan, yaitu Alain Gunawan, Rama Dauhan, dan Sere Marini.

Ruth Sahanaya ikut ambil bagian dalam Java Jazz Festival dengan membawakan lagu-lagu cinta bernuansa jazz dalam tema project “Love Songs”.

Akan ada kolaborasi yang belum pernah ada antara para vokalis band dan penyanyi solo pria terbaik Indonesia, yaitu Glenn Fredly, Marcell, Shandy Sandoro, Bams, dan Is vokalis Payung Teduh dengan musik dan liriknya yang sangat teatrikal akan tampil dengan tajuk “Tribute to Michael Jackson”.

Dan akan ada Ananda Sukarlan seorang maestro muda yang kiprahnya lebih terkenal di dunia musik internasional, terutama di Eropa. Di Java Jazz kali ini beliau akan membawakan sederetan lagu nusantara yang sudah diaransemen dengan komposisi musik klasik dan pasti bernuansa jazz.

Spesial kolaborasi yang akan diperlihatkan para musisi di Java Jazz Festival juga akan lebih menarik. Berikut adalah beberapa kolaborasi yang pasti dapat disaksikan:

  1. Dwiki Dharmawan berkolaborasi dengan Quartet Vilet Spin yang berasal dari Austria.
  2. Reza Artamevia akan berkolaborasi dengan Teza Sumendra.
  3. Sheila On 7 akan bermain satu panggung dengan Ron King Horn Section.
  4. Dian Pramana Putra, penyanyi jazz senior ini akan berkolaborasi dengan pemain harmonica asal Jerman.
  5. Penyanyi yang sedang naik daun, Tulus, akan berkolaborasi dengan pemain trumpet asal Amerika, Maurice Brown.
  6. Kolaborasi antara musisi Indonesia dan Polandia akan hadir dari Dominik Bukowski dan Sri Hanuaraga serta Elfa Zulham dan masih banyak lagi kejutan kolaborasi yang sudah disiapkan.

Acara Java Jazz Festival ke-11 ini turut didukung oleh Java Jazz Coffee, BNI, Telkomsel, Garuda Indonesia dan Avrist.

Check Also

Smart Cities Indonesia Exhibition (SCIEX) 2018

Smart Cities Indonesia Exhibition (SCIEX) 2018 Indonesia International Integrated Digital Infrastructure & Industrial Solutions Dates ...