
Jakarta, 29 Oktober 2014 – Konser Suara Rakyat “Saatnya Didengar” adalah tempat di mana diberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi menyumbangkan pemikiran dan opininya dalam pembangunan infrastruktur Indonesia yang dilaksanakan pada penutupan acara tanggal 07 November 2014 mendatang.
Saatnya Didengar adalah satu platform yang baru dibentuk tahun ini dalam rangkaian Indonesia Infrastructure Week 2014, yang diselenggarakan oleh PT. Infrastructure Asia – Tarsus, di mana ada 8 kegiatan dari expo, conference dan kegiatan terkait pembangunan ada di sana. Rama Soeprapto, bertindak sebagai Creative Director dan Irvan Nat sebagai Music Director Saatnya Didengar.
“Saatnya Didengar merupakan wadah suara rakyat sebagai rekomendasi dari perencanaan pembangunan, bahwa terlepas dari adanya projek besar seperti pembangunan air bersih, pusat tenaga listrik, pengolahan sampah dan limbah, transportasi, komunikasi – internet dan irigasi harus dapat menjadi prioritas,” Tegas Danang Parikesit, Advisor Saatnya Didengar dan Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia yang ditemui pada konferensi pers kemarin, Selasa (28/10/2014).
Konser ini baru diinisiasikan September 2014, setelah pengumuman presiden RI. Kegiatan ini belum terampung dalam hal terkait perencanaan pembangunan ke dalam IIW. Ide bermula dari Alan Solo selaku Director Infrastructure IIW bersama Koen Van Geene dari Asia Event Overlay –rekan produksi dari IIW 2014, Prastyo Boogie Tedjowinoto. Kemudian muncul konsep menghubungkan suara rakyat dengan para pemangku kepentingan dan pelaku perencanaan pembangunan di Indonesia yang ada di dalam IIW 2014.
Saatnya Didengar muncul sebagai landasan menggunakan Media Sosial dalam bentuk survei selara dan memberikan rekomendasi kepada pemerintah dalam hal apa yang dibutuhkan di masyarakat sebenarnya. Landasan komunikasi aktif berbasis swadaya masyarakat, diwujudkan untuk memberikan tautan yang kuat dalam pembangunan sosial infrastruktur Indonesia dan menghubungkan masyarakat langsung dengan para pembuat kebijakan dan penentu keputusan di Indonesia. PPP adalah People (Rakyat) and The Planet (dan planet kita) before Profit (didahulukan sebelum adanya Profit/ Laba).
“Tahun 2014 adalah tahun awal mula yang baru. Dengan era baru berjalan kepemimpinan di Indonesia, dibutuhkan satu momen serta kesempatan untuk menghadirkan satu aspek yang terpenting dari proses pembangunan itu sendiri. Suara rakyat bisa langsung didengar dan menjembatani kepentingan rakyat dengan perencanaan pembangunan. Untuk itu diciptakan wadah survei media sosial yang dapat menampung masukan suara rakyat secara langsung dalam pembangunan infrastruktur Indonesia. Program Saatnya Didengar ini akan terus berkelanjutan tanpa batas.” Jelas Feni Soemitra, Co-Producer Acara Saatnya Didengar.
Cara mendapatkan tiketnya adalah dengan mengikuti program survei media sosial di www.saatnyadidengar.org
AcaraEvent.com Online Event Information & Promotion