

Sound for Orangutan adalah konser amal dan edukasi tentang orangutan yang digelar oleh Centre for Orangutan Protection (COP) satu tahun sekali. 100% Dana yang dihasilkan dari Sound for Orangutan akan dikelola oleh COP untuk kepentingan orangutan yang menjadi korban kekejaman dan kejahatan.
Sound for Orangutan adalah kombinasi yang unik, antara musik, pameran, dan juga penyadartahuan tentang orangutan dan habitatnya.
Kontribusi untuk menggalang dukungan terhadap pelestarian orangutan bisa dengan berbagai macam cara, salah satunya adalah melalui musik. Centre for Orangutan Protection melakukan upaya pelestarian orangutan melalui konser musik yang bertajuk Sound for Orangutan.
Sound for Orangutan 2013 adalah penyelenggaraan yang kedua kalinya setelah tahun sebelumnya mendapat respon yang sangat bagus dari penikmat musik di Jakarta. Tahun ini, Sound for Orangutan diselenggarakan pada Sabtu, 16 November 2013, di Borneo Beerhouse, Jeruk Purut, Jakarta Selatan dimulai pukul 7 malam hingga larut malam.
Tahun ini, Sound for Orangutan mengusung tema Forest Calling. Lupita Anggraito, Koordinator Sound for Orangutan 2013, menyatakan sebagai berikut:
“30 Tahun yang lalu, Kalimantan adalah hutan hujan paling indah dan paling tua di dunia. 2013, paling tidak 25% perkebunan kelapa sawit menggantikan hutan hujan di Kalimantan. Belum lagi tambang, juga pembabatan hutan ilegal. Orangutan semakin tersudut. Hanya hutan-hutan kecil yang hanya menyediakan makanan bagi mereka untuk beberapa saat ke depan. Namun, tidak ada jaminan bahwa hutan-hutan kecil tersebut bisa dipertahankan.”
“Tetapi, kita harus tetap optimis, bahwa di bagian terdalam Kalimantan, masih terdapat hutan yang bisa dipertahankan. Hutan-hutan tersebut mungkin adalah hutan yang terakhir. Dan hutan-hutan tersebut, seperti memanggil orangutan-orangutan, karena hutan butuh orangutan sebagai petugas yang meregenerasi calon pohon. Dan kita bisa kembalikan orangutan ke hutan!”
Sejumlah musisi seperti Marcell Siahaan, Ballads of the Cliche, L’alphalpha, Leonardo & His Impeccable Six dan Raygava tampil menghibur penonton secara di Sound for Orangutan 2013.
Lupita melanjutkan, “Kami berharap para penikmat musik dapat merasakan sesuatu hal yang baru. Karena sembari menikmati lagu-lagu yang dibawakan oleh para musisi, para pengunjung juga bisa mendapatkan edukasi tentang orangutan yang akan diserukan di atas panggung.”
Konser ini sendiri selain sebagai penyadartahuan tentang orangutan juga merupakan acara penggalangan dana. Semua dana yang berhasil dikumpulkan di Sound for Orangutan, 100% digunakan untuk kepentingan orangutan dan habitatnya yang akan dikelola Centre for Orangutan Protection. Acara ini didukung penuh oleh Orangufriends, Borneo Beerhouse, Miskin Porno, Rimaadamsonline, SRM Management, Suryomurcito, Acara-event.com, Cosmo Girl, Trax Magazine, Mongabay Indonesia, Gigsplay, dan Juragan Gelang.
AcaraEvent.com Online Event Information & Promotion