Breaking News
Home » Event » Music & Concert » Press Conference Java Jazz Festival 2013

Press Conference Java Jazz Festival 2013

190238_jelang-java-jazz-festival--2013_663_382

Satu kali dalam setahun sebuah Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival akan “menerbangkan” pencinta musik hingga keasyikannya masih terasa dan dibicarakan berbulan-bulan kemudian. Tahun 2013 ini, Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival diselenggarakan pada tanggal 1, 2, 3 Maret di JIExpo Kemayoran.

Edisi ke-9, festival jazz paling meriah di belahan Selatan bumi ini menghadirkan Joss Stone, Lisa Stansfield dan Basia sebagai special show, dan juga dimeriahkan, antara lain, oleh Spyro Gyra, Stanley Clarke, Marcus Miller, Jimmy Cliff, Magnus Lindgren, Gregory Porter, James Carter, Roy Hargrove, Kenny Garrett, Phil Perry, Butterscotch, Wouter Hamel, The Soul Rebels, Bob James, Chuck Loeb, Fernandez4, New York Voices, Balance and the Traveling Sounds, George Duke, Jose James, Miles Smiles ( Larry Coryell, Omar Hakim, Joey DeFrancesco, Daryll Jones, Rick Margitza), Jose James, Brian Simpson, Fourplay, Eldar Djangirov, Emily Elbert, David Helbock, Roberta Gambarini dan Mellow Motif.

Nama musisi Indonesia yang sudah memberi konfirmasinya untuk tampil di festival jazz tahunan kebanggaan ini, antara lain, Indro Hardjodikoro The Fingers, The Groove, Indonesian Youth Generation, Dwiki Dharmawan, Abdul and the Coffee Tree Theory, Ade & Brothers, Ginda and the White Flowers, The ExtraLarge, Calvin Jeremy, Indra Lesmana, The Jongens Quartet, Margo Rising Stars, Glenn Fredly, Oddie Agam, Sister Duke, Storia, BubuGiri, Tulus, For Better Life Movement 57kustik, Tompi, G-PLUCK BEATLES, Barry Likumahuwa Project, Andien, NINO, Matthew Sayersz, dan Heaven On Earth.

Jazz Up The World

Sebagai event musik yang teramat besar dan berpengaruh, sudah sejak lama Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival mengusung pesan yang berkaitan dengan kepentingan kehidupan masyarakat. Event festival jazz tahunan ini telah berhasil menyuarakan pentingnya harmoni dalam kehidupan masyarakat dunia.

Tag line “Jazz Up the World” menjadi gambaran dari keberhasilan sebuah festival yang dipersiapkan dan diproduksi bangsa Indonesia yang mampu menyemarakan kehidupan dunia dengan pesan-pesan harmoni dan perdamaian yang selalu diperlukan bagi masyarakat dunia.

Musik yang dimainkan oleh musisi dari berbagai bangsa dan datang dari berbagai penjuru dunia ini membuat dunia lebih semarak. Indonesia pun semakin mendapat perhatian sebagai tempat festival musik (jazz) dunia yang menjadi tujuan musisi hebat dunia untuk menunjukan kepiawaiannya bermusik.

Ada beberapa catatan menarik dari pertunjukan yang akan tampil tanggal 1, 2, 3 Maret nanti. Selain Joss Stone, Lisa Stansfield, dan Basia, ada cerita menarik di balik pertunjukan berikut ini;

Di dekade 1980-an, ada dua musisi yang permainannya menjadi rujukan pemain bass musik jazz- fusion di Indonesia, yakni Marcus Miller dan Stanley Clarke. Menarik menonton permainan kedua bassist ini hadir di panggung Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013. Marcus Miller akan hadir dengan band-nya sendiri, sementara Stanley Clarke akan tampil bersama George Duke yang pada tahun 1981 terkenal dengan proyek spesial mereka, “Clarke/Duke Project”. Pada tahun lalu mereka melakukan tur “Clarke/Duke Project 4- Bring It”, seperti halnya yang akan mereka bawakan bulan Maret nanti.

Miles Smiles adalah sebuah grup terdiri dari musisi yang pernah bermain dalam grup musisi legendaris Miles Davis. Terkadang formasi grup ini berubah, dan formasi yang hadir di Jakarta bulan Maret nanti, selain dimotori oleh jawara Hammond, Joey DeFrancesco, ada guitarist kawakan Larry

Java Jazz Festival 2013

Coryell dan drummer Omar Hakim, ditambah bassist Darryl Jones dan peniup tenor saksofon, Rick Margitza.

Diantara musisi Indonesia yang akan hadir dengan proyek khususnya adalah Oddie Agam yang akan merayakan empat dekade ia berkarya di bidang musik. Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival selalu memberikan ruang yang mengapresiasi musisi yang telah memberikan kotribusi kepada musik Indonesia, seperti Chrisye, Sam Saimun, Bing Slamet, Fariz RM, Elfa Secioria di tahun- tahun sebelumnya, dan Oddie Agam pada tahun ini.

Sementara itu, Barry Likumahuwa Project akan mempersembahkan “Tribute to Weather Report”. Grup Weather Report merupakan grup jazz-fusion yang amat disegani di masa lalu.

Beberapa proyek khusus lainnya masih sedang dipersiapkan untuk membuat acara Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013 menjadi istimewa.

Java Jazz On The Move (JJOTM)

Bila tiket early bird sudah dijual sejak bulan November 2012, maka demam Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013 yang dilakukan melalui JJOTM telah dimulai pada tanggal 19 Januari yang lalu di FX Sudirman dan Teater Salihara.

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, JJOTM diselenggarakan di beberapa tempat sekaligus di Jakarta, Serpong, Karawaci, Depok dan Bandung secara bergantian hingga tanggal 27 Februari nanti. Selain musisi Indonesia, musisi internasional pun akan berpartisipasi, diantaranya Emily Elbert, Jose James, Brian Simpson, dan Balance and the Traveling Sounds.

Pada waktu penyelenggaraan JJOTM akan ada pula booth penjualan tiket.

Dari para sponsor

Djarum Super Mild
Handojo, Senior Brand Manager Djarum Super Mild mengatakan “Jakarta International Djarum Super MILD Java Jazz Festival 2013, adalah festival musik jazz bertaraf internasional yang memadukan dan menghadirkan musisi jazz lokal yang tidak kalah kualitasnya dengan musisi jazz internasional. Ajang ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup (style) masa kini di tanah air dan mengalami perluasan khalayak penikmat. Selain itu, kegiatan ini juga memenuhi kebutuhan kaum urban akan hiburan (pleasure) sekaligus mendorong pertumbuhan industri musik jazz di tanah air seiring dengan lahirnya musisi-musisi jazz muda berbakat di tanah air.”

“Jakarta International Djarum Super MILD Java Jazz Festival 2013 merupakan kelanjutan komitmen Djarum Super Mild yang mendukung perkembangan musik di Indonesia, khususnya Jazz, dengan menjadi tuan rumah di negeri sendiri atas suatu pentas musik berskala dunia.

BNI

Bank Negara Indonesia kembali mendukung Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013

Bank Negara Indonesia (BNI), untuk ke 9 kalinya kembali menjadi mitra dan sebagai official bank pada Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013. Secara konsisten BNI membuktikan komitmennya untuk mendukung pengembangan industri kreatif dibidang musik, dan hal ini juga sebagai apresiasi BNI dalam mengangkat potensi musik Indonesia di pasar Global, dan juga mendukung industri pariwisata Indonesia, khususnya kota Jakarta, mengingat ajang musik Java Jazz Festival ini namanya sudah cukup terkenal di dunia Internasional. Hadirnya musisi – musisi dunia pada program musik yang didukung BNI ini juga meneguhkan misi bisnis BNI, yaitu “bridging the world and Indonesia”.

page2image25616 page2image25776 page2image25936

Java Jazz Festival 2013

Dukungan BNI ini juga sebagai salah satu bentuk apresiasi dan loyalty program kepada nasabah setia kami, seperti berikut ini:

  1. Seperti tahun-tahun sebelumnya, sebagai nasabah BNI, mereka mendapat kemudahan dan keringanan dalam mendapatkan tiket Java Jazz Festival. Dengan menggunakan kartu BNI (baik Kartu Kredit / Debit) mereka dapat menikmati promo “Buy 1 Get 2”, atau beli satu tiket mendapat 2 tiket.
  2. Bagi pemegang kartu BNI Emerald / Platinum dan calon nasabah Taplus Muda edisi Java Jazz, mereka akan dapat melalui jalur khusus untuk mempercepat dan mempermudah masuk ke area JJF.
  3. Kartu prepaid BNI, yang pada event JJF sebagai merupakan alat bayar untuk pembelian makanan, minuman, dan merchandise kini juga dapat digunakan untuk pembayaran transportasi TransJakarta (untuk sementara waktu, pada koridor tertentu).
  4. Tersedia ATM dan booth prepaid tersebar di titik-titik strategis di area JJF.

Telkomsel

Head of Marketing Communications Group Telkomsel Irlamsyah Syam mengatakan, “Partisipasi Telkomsel dalam event bergengsi ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap nama Indonesia di kancah industri musik Internasional khususnya music jazz. Di satu sisi, untuk mendapatkan diskon 50 persen pembelian tiket daily pass Java Jazz Festival, Telkomsel juga memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pelanggan untuk bertransaksi non tunai melalui T-Cash, seiring dengan kian berkembangnya digital lifestyle di Indonesia.”

“Kami berharap apa yang Telkomsel berikan selama event internasional ini berlangsung dapat dinikmati oleh pelanggan Telkomsel, sehingga bisa menjadi nilai tambah bagi pelanggan yang memilih produk Telkomsel sebagai solusi kebutuhan komunikasinya,” pungkas Irlam.

Cigna
Bagi Cigna, merupakan kebanggaan tersendiri untuk memberi dukungan penuh di acara Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival yang bukan hanya terbesar di Indonesia, tetapi juga telah menjadi ajang festival musik tahunan yang ditunggu di Asia. Head of Strategic Marketing Division Cigna Indonesia, Reginald Hamdani menyatakan bahwa Cigna mengerti kebutuhan masyarakat untuk lebih dapat menikmati hidup melalui musik, apalagi mendengarkan musik juga telah terbukti memberikan dampak yang baik bagi kesehatan.

Dengan mendukung dan berpartisipasi dalamJakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival sejak tahun 2012, Cigna berharap dapat mendekatkan asuransi ke dalam gaya hidup masyarakat, sehingga para pencinta musik dapat lebih mengenal asuransi, khususnya asuransi kesehatan.

so don’t miss
Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013 Jazz Up the World

Check Also

prambanan jazz

Prambanan Jazz 2018 kembali hadir untuk tahun ke-4

Prambanan Jazz 2018 Satu Lagi Event music berskala internasional akan hadir di Indonesia tepatnya di ...