Breaking News
Home » Event » Art & Culture » Drama Musikal – Semut Merah – Semut Hitam

Drama Musikal – Semut Merah – Semut Hitam

Drama Musikal Semut Merah Semut Hitam

DRAMA MUSIKAL SEBUAH KARYA TITIK PUSPA:
“SEMUT MERAH – SEMUT HITAM”
TEATER JAKARTA, TAMAN ISMAIL MARZUKI
15 – 17 JUNI 2012

Berawal dari adanya keinginan untu kmembuat sebuah tontonan yang bernuansa pendidikan, bagi masyarakat Indonesia, pada umumnya dan bagi anak-anak Indonesia pada khususnya, Titiek Puspa, seniman Indonesia yang telah berkiprah didunia seni Indonesia selama kurang lebih 57 tahun, 15 – 17 Juni 2012, menggelar sebuah konsep pertunjukan berbentuk drama musikal dengan judul “Semut Merah Semut Hitam”.
Adapun sinopsis singkat dari drama musikal ini adalah cerita tentang kerajaan-kerajaan semut, yang diawalnya menjalani hidup dengan rukun dan damai. Dipertunjukkan pula dunia kerajaan semut selalu diwarnai dengan keceriaan. Bahkan dikerajaan-kerajaan semut, juga selalu diadakan pertemuan yang menyenangkan bagi seluruh warga semut. Di acara pertemuan itulah, semuanya saling bertukar kepandaian, bertukar nyanyian dan tarian, kelucuan-kelucuan, sampai ada yang saling jatuh cinta. Sayangnya kehidupan yang rukun dan damai itu, satu hari, dilanda isu-isu yang saling menjatuhkan, akibat adanya ulah semut asing yang menjadi penghasut. Dan, akhirnya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti dilarangnya hubungan kasih antara putri dan putra kerajaan semut. Namun, diakhir cerita dipertunjukkan betapa pentingnya peran orangtua, yang bisa menentramkan mereka yang lagi bertikai dan sudah terhasut isu-isu tak sedap. Hingga akhirnya, berkat doa orangtua jualah kerajaan-kerajaan semut saling berdamai.

Pertunjukan Drama musical ini sendiri akan dilangsungkan di Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki, dari tanggal 15 (undangan) , 16 , 17 Juni 2012, dimana setiap harinya akan berlangsung 2 kali pertunjukan, dari pukul 16.00 – 18.00 wib dan 20.00 – 22.00 wib dengan target penonton selama tiga hari pertunjukan adalah sekitar 6.000 penonton.

Pemeran dari drama musikal “Semut Merah Semut Hitam” ini, antara lain Titiek Puspa, Camelia Malik, B3, Nina Tamam, Sita Nursanti, Ari Tulang, Tike Priatnakusuma, Candil, Ivan Gunawan dan masih banyak lagi yang lainnya dengan Dian HP sebagai Penata Musik, Titiek Puspa sebagai Pengarah Seni & Sutradara serta Ari Tulang sebagai Asisten Pengarah Seni, Asisten Sutradara dan Koreografer.

“Drama musikal ini, memiliki nilai edukasi yang tinggi serta memberikan tontonan yang menghibur kepada penikmat seni pertunjukan panggung di Indonesia. Sekaligus drama musikal ini adalah wadah untuk pengembangan talenta bagi para seniman muda Indonesia” kata Titiek Puspa, yang juga dikenal sebagai pendiri PAPIKO (Persatuan Artis Penyanyi Ibukota) yang didirikan pada tahun 1971.

Konsep drama musikal ini sendiri dikemas dalam sebuah pertunjukan seni yang mencakup seni suara, seni tari, dan seni akting. Seluruh pemeran dibalut dengan kostum yang terinspirasi dari bentuk semut, dengan menggunakan busana sentuhan tradisi Indonesia yang menonjolkan kain-kain motif dari berbagai daerah di Indonesia.

“Dalam pertunjukan drama musikal ini akan ditampilkan 26 lagu karya Titiek Puspa dengan genre lagu anak-anak maupun lagu orang dewasa, dari koleksi lama maupun lagu baru karya Titiek Puspa, yang dikemas dalam bentuk Liberto (dialogue in tune) dan lagu utuh; untuk semua umur, melalui adegan-adegan yang mendidik serta menghibur. Apalagi nanti pertunjukan drama musikal ini akan dipertunjukkan bersamaan dengan hari libur sekolah. Jadi, anak-anak kita punya alternative dalam memilih hiburan yang mendidik sekaligus tentunya menghibur,” tegas Titiek Puspa lagi.

Untuk tiket bisa langsung menghubungi tempat-tempat penjualan seperti biasanya, antara lain di  ticketnonton.com, Aquarius, Ibu Dibyo.

Titiek Puspa
“Saya Tidak Akan Pernah Lelah Berkarya”

Titiek Puspa, seniman Indonesia yang telah berkiprah didunia seni Indonesia selama kurang lebih 57 tahun, sepertinya tidak pernah mengenal kata lelah untuk berkarya. Sehubungan dengan tujuan dari Yayasan Seni Budaya Titiek Puspa (Yayasan SBTP) dalam mendidik anak-anak kurang mampu secara ekonomi, namun memiliki bakat seni, Titiek Puspa dengan didukung insan-insan seni di Indonesia, yang sudah sering mengadakan pertunjukan, kembali menggelar drama musikal dengan judul “Semut Merah Semut Hitam. Bagi Titiek Puspa dan Yayasan SBTP, pertunjukan ini sebagai upaya untuk mengimbangi masuknya musik musik dan pertunjukan asing ke Indonesia. Selain itu sebagai contoh keanak didik Yayasan SBTP agar dapat tampil serupa sebagai tanda kelulusan mereka dan pengayaan khasanah seni budaya Indonesia yang berakar pada adat ketimuran serta kultur nenek moyang yang adiluhung. Untuk jangka panjang akan ditampilkan cerita cerita legenda bangsa sendiri, dengan penampilan kini, Juga untuk memberikan tontonan yang menghibur, bermoral tata krama dan rasa nasioalisme yang dalam, kepada remaja Indonesia.

Cita-cita Titiek Puspa ini layak didukung. Karena sebagai seorang seniman yang sudah lama berkarya, Titiek Puspa mengaku ingin mempersembahkan sesuatu yang bermanfaat bagi generasi muda Indonesia. “Sayang rasanya, kalau saya yang sudah lama berkecimpung didunia seni, tidak bisa bagi-bagi ilmu keanak-anak, bahkan mungkin ke cucu-cucu saya,” ujar penyanyi yang juga dikenal sebagai bintang film juga.
“Selama hayat masih dikandung badan, saya akan terus berkarya. Dan harapan saya hanya satu. Akan banyak lahir penerus kami-kami dibidang seni musik dan pertunjukan” ujar penyanyi yang juga sukses menggelar karya “Abadi Sang Legenda” dalam rangka 70 Tahun Titiek Puspa (2007),  Pergelaran Operet  “Malin Kundang” ke mancanegara (2002 – 2008), dan masih banyak lagi yang lainnya.[]

Ria HD
PR & Media Relation Drama Musikal “Semut Merah Semut Hitam”

Check Also

Aceh International Rapa'i Festival

Aceh International Rapa’i Festival 2018

Aceh International Rapa’i Festival Festival Musik Perkusi Internasional memiliki daya tarik tersendiri yang bersifat unik ...