Home » News & Articles » Afgan Tampil Dengan Tema 90-an di Java Jazz Festival 2016

Afgan Tampil Dengan Tema 90-an di Java Jazz Festival 2016

Afgan: Back to the 90s Roots
Afgan: Back to the 90s Roots

 

Terhitung sudah dua kali musisi solois pria Tanah Air, Afgansyah Reza, meramaikan perhelatan Java Jazz Festival (JJF) yang dihelat di JIEXpo Kemayoran, Jakarta. Tahun ini, tampaknya pihak Java Production masih belum bosan dengan sang penyanyi berusia 26 tahun.

Namun, Afgan mengaku ingin menyajikan sesuatu yang berbeda di JJF 2016 hari ke-3 (6/3), dengan menyanyikan ulang lagu-lagu yang sempat beken di tahun 1990-an. Ratusan pengunjung JJF 2016 sudah menunggu Afgan di BNI Hall sejak pukul setengah sembilan malam.

Akhirnya, ketika waktu menunjukkan pukul sembilan, tirai di panggung megah BNI Hall terbuka dan Afgan pun muncul di bibir panggung.

“Selamat malam Java Jazz! Apakah kalian sudah siap balik ke tahun 1990-an?”

Afgan membuka penampilannya dengan lagu bertajuk Breathe Again karangan Toni Braxton. Para penggemarnya yang terbilang masih muda terlihat bingung dan tak ikut bernyanyi dengan Afgan.

“Gue nggak tau ini lagu apa, lagu apa sih?” ujar salah seorang penggemarnya

Walau demikian, mereka tetap puas dan senang melihat idolanya yang terlihat sangat tampan malam itu. Tak ada jeda, Afgan langsung loncat dan melantunkan lagu berjudul Waterfalls dari TLC.

Lagu dari trio solois wanita itu berhasil mengundang para pengunjung berlenggak-lenggok dari kiri banting ke kanan, sembari menepukkan tangan mereka.

“Sudah dua tahun berturut-turut saya menyanyikan lagu sendiri di Java Jazz. Tahun ini saya ingin beda, biar kalian semua tidak bosan!” katanya.

“Era musik terbaik ada di tahun 1990-an, lagunya lebih melodius dan liriknya lebih bagus, musik sekarang terlalu explicit,” ia menambahkan

Afgan mengaku, lagu-lagu tahun 1990-an lebih romantis dan dapat membangun suasana hati. Maka dari itu, ia ingin membalut perasaan pengunjung JJF 2016 dengan rasa bahagia.

Setelah dua lagu awal menyanyikan lagu karangan musisi lain, Afgan tak mau menyia-nyiakan penampilannya di JJF tahun ini dengan menyanyikan lagunya berjudul Katakan Tidak.

“Ada yang mau denger lagu Afgan nggak?” paparnya berteriak.

“Kalau mau, teriak yang kencang!”

Seluruh anggota kelompok musik yang berjejer rapih di belakang Afgan terlihat melakukan gerakan kompak bersama, seisi BNI Hall pun semakin tertantang untuk terus menggoyangkan pinggul.

Penampilan Afgan malam itu menjadi salah satu yang paling ditunggu-tunggu, terbukti dengan ratusan pengunjung JJF 2016 yang membuat BNI Hall hampir tak ada ruang sisa.

Tak lupa Afgan membawakan lagu wajib dari tahun 1990-an, yakni One Sweet Day yang dipopulerkan oleh Mariah Carey.

Lagu ini menjadi ajang bagi para penggemarnya untuk turut nyanyi bersama sang idola.

Ketika melantunkan lagu tersebut, Afgan terlihat sering sekali maju ke arah bibir panggung, berusaha untuk mendapatkan momen intim bersama para penggemarnya yang sudah rela menunggu.

Seakan tak puas dengan lantunan lagu-lagu 1990-an itu, Afgan memberikan kejutan kepada para pengunjung: membawa Kunto Aji dan Angga ‘Maliq & D’Essentials’ naik ke atas panggung.

Kedatangan si penyanyi berambut kribo dan plontos itu disambut sangat berisik oleh para penonton.

Sontak ketiga pria itu langsung jingkrak-jingkrakan di atas panggung, sembari membawakan lagu berjudul Love Me For A Reason dari Boyzone.

Ketiganya terlihat memiliki bakat untuk membentuk boyband bersama. Hal itu mereka buktikan ketika menyanyikan Everybody dari Backstreet Boys.

Seperti boyband yang sempat beken di tahun 1990-an, ketiganya bergoyang layaknya Justin Timberlake ketika masih menjadi anggota N’SYNC.

Mereka sangat atraktif di atas panggung, lompat ke kiri dan kanan, lari mengelilingi panggung, hingga gerakan jongkok pun mereka lakukan.

Check Also

Ford Indonesia Tutup

Ford Indonesia Ditutup, Berikut Pernyataan Resminya

Tentu keputusan merek mobil asal Amerika Serikat (AS) ini mengejutkan pasar otomotif nasional. Namun, dalam keterangan ...