Home » Event » Art & Culture » 40 Tahun Berkarya, Sundari Soekotjo Gelar Konser

40 Tahun Berkarya, Sundari Soekotjo Gelar Konser

Sundari Soekotjo
Sundari Soekotjo

 

Senandung Keroncong Indonesia: Sundari Soekotjo 40 Tahun Berkarya merupakan konser sebuah persembahan konser dari ikon keroncong Indonesia, yaitu Sundari Untinasih Soekotjo. Acaranya akan digelar di Ciputra Artpreneur Theater, Kamis, 21 April 2016 pukul 20.00 – 22.00 WIB. 40 Tahun Sundari Soekotjo Berkarya menjadi sebuah persembahan sekaligus mengantar generasi muda agar menyenangi dan mencintai musik keroncong sebagai salah satu aset budaya bangsa.

Konser ini juga akan menghadirkan musisi ternama Tanah Air seperti Dwiki Darmawan dan orchestra, Rossa, Winky Wiryawan, Topan Tofano, Evan Virgan, Kunto Aji, Ikke Nurjanah, Dian Mita, Didi Kempot, Intan Soekotjo, dan Keroncong Tujuh Putri.

Sundari Untinasih Soekotjo sendiri disebut sebagai “Titik Keroncong Indonesia” dimana telah bernyanyi keroncong sejak usia 10 tahun dan memulai debutnya secara profesional sejak menjadi juara Bintang Radio dan Televisi jenis Keroncong tahun 1979.

Sundari Untinasih Soekotjo yang lahir di Jakarta pada 14 April 1965 sejak remaja pada zamannya sudah meyakini keroncong adalah pilihannya bermusik. Selama empat dekade dunia musik keroncong Indonesia mengenal dan bangga mempunyai seorang biduanita sepertinya. Ia disebut-sebut sebagai penerus Waldjinah.

Beberapa penghargaan telah diraih Sundari Soekotjo, terakhir adalah Penghargaan Hadiah Seni dari Pemerintah Indonesia dalam rangka Hari Musik Nasional tahun 2011 dan AMI Music Awards kategori Penyanyi Keroncong Wanita Terbaik tahun 2012.

Keroncong sendiri merupakan nama dari instrumen musik sejenis ukulele dan nama dari jenis musik khas Indonesia yang menggunakan instrumen musik keroncong, flute, dan penyanyi wanita. Diperkirakan musik ini masuk ke Indonesia tahun 1512, saat ekspedisi Portugis pimpinan Alfonso de Albuquerque datang ke Malaka dan Maluku yang diperkenalkan para pelaut dan budak kapal niaga. Melemahnya pengaruh Portugis pada abad ke-17 di Nusantara tidak dengan serta-merta menghilangkan musik ini di Tanah Air. Musik keroncong masih tetap dimainkan dan dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat di Indonesia dan Malaysia hingga sekarang.

Check Also

M83 Live in Jakarta

M83 Bakal Konser di Jakarta 21 Mei!

  Para penggemar M83 Indonesia boleh bersuka hati karena band ini telah memasukkan Indonesia dalam ...